Jangan Salah Pilih Perumahan

Mencari dan memilih perumahan sama hal nya dengan mencari jodoh, banyak hal yang perlu dipertimbangkan ketika memilih lokasi. Untuk bisa membeli rumah harus ada usaha tertentu dari orang yang bersangkutan rumah tidak tersedia begitu saja bagi mereka yang mampu untuk membelinya. Karena membeli rumah harus Cocok dengan pembeli, maka anda yang hendak membeli rumah tentunya haruslah cocok dengan Anda.

Saat ini banyak sekali rumah yang ditawarkan penjual, baik yang berada di lingkungan perumahan maupun diluar lingkungan perumahan. Rumah-rumah itu ditawarkan oleh banyak pihak antara lain oleh developer itu sendiri, agen properti, dan orang yang akan menjual rumahnya sendiri.

Melihat fungsi rumah sebagai tempat berlindung dan ditempati selamanya, maka memilih rumah harus dilakukan dengan sangat hati-hati, dengan berbagai macam tawaran yang beragam pilihan anda pun menjadi lebih luas dan banyak.

Dalam memilih rumah dalam perumahan yang perlu dipertimbangkan adalah faktor lokasi sebagai faktor utama, setelah mendapatkan lokasi yang cocok dengan anda, baru anda tinggal menentukan perumahan mana yang akan anda pilih. Agar tidak salah langkah dalam memilih perumahan, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan dalam memilihnya antara lain sebagai berikut :

  1. Siapa Developernya?

Sebagai unit bisnis properti, terlebih dengan dibeli secara kredit pemilikan rumah akan melibatkan komitmen jangka panjang, dengan kata lain unsur kepercayaan akan berperan penting dalam bisnis properti, ketika anda menyerahkan uang tanda jadi dan uang muka, berarti anda percaya bahwa pengembang akan menjaga kepercayaan anda. Cari informasi apakah developer yang bersangkutan mempunyai rekam jejak yang tidak baik di proyek sebelumnya, dan developer tersebut dapat tepat waktu untuk menyelesaikan kewajibannya dalam membangun dan menyerahkan produknya. Hal ini sangat penting mengingat banyaknya pengembang yang melakukan wanprestasi atau beberapa kasus terjadi developer tidak membangun rumahnya.

 

  1. Bagaimana legalitasnya?

Pelaksanaan jual-beli unit properti merupakan kegiatan yang dilindungi oleh Hukum Negara Republik Indonesia, dan pastikan keabsahan legalitas unit yang akan anda beli itu mempunyai sertifikasi yang sah menurut ketentuan negara Republik Indonesia. Banyak kasus yang terjadi developer melakukan wanprestasi terhadap legalitas atas tanah dan bangunan tersebut demi kepentingan bisnisnya sendiri, dan kerugian yang paling besar adalah anda sebagai pembeli unit properti tersebut. Karena kepemilikan properti yang sah adalah sertifikasi yang yang telah diterbitkan oleh Badan Pertanahan Nasional yang tertera dengan nama pembeli.

  1. Darimana supplai air bersihnya?

Pasokan air bersih ke rumah warga sering tersendat, bahkan macet sama sekali, kualitas air juga menjadi bahan keluhan. Dalam hal ini air sumur menjadi solusi terbaik, disamping bisa dibilang gratis, diluar ongkos, listrik untuk pompanya namun tidak selamanya air sumur itu baik tergantung kondisi tanahnya sebelum dijadikan perumahan.

Anda harus jeli dan menanyakan hal detail kepada developer bagaimana pasokan air bersih di lokasi perumahan miliknya? Dan juga tanyakan kepada pembeli yang lebih dulu tentang kualitas air minumnya.

  1. Bagaimana kelengkapan fasilitasnya?

Pada umumnya di kompleks perumahan ditawarkan bersamaan dengan berbagai fasilitas umum dan fasilitas sosial, seperti Rumah ibadah, kolam renang, penampungan air, jaringan listrik, telepon, tempat kesehatan, dll.

Fasilitas tersebut memenuhi kebutuhan konsumen akan fungsi rumah tinggal dan gaya hidup, pemilihan yang cermat tentang tingkat ketersediaan fasilitas akan memberikan peluang lebih besar untuk memperoleh Capital Gain. Umumnya developer akan menghindari pembangunan fasilitas lengkap sejak awal pembangunan proyek karena berpotensi merugikan dengan mengeluarkan biaya tinggi dari awal, Fasilitas lengkap di awal akan membuat pembeli akan membayar lebih besar. Pembangunan fasilitas yang bertahap akan meningkatkan nilai properti sesuai dengan tingkat pengembangan fasilitas dan memberikan manfaat kepada pembeli pertama.

  1. Bagaimana kualitas bangunannya?

Penting sekali bagi calon pembeli rumah untuk mempertimbangkan aspek kualitas bangunan baik dari segi fisik rumah itu sendiri (spesifikasi teknis : bahan bangunan yang dipakai, dan teknik pemasangan, dan lain sebagainya), pembangunan jalan, saluran pembuangan air, dan pengembangan lingkungan perumahan.

  1. Partisipasi Warga

Kerjasama antarwarga dapat membuat sebuah lingkungan perumahan lebih nyaman untuk dihuni. Oleh karena itu, pada umumnya developer menggalakan partisipasi pemukim untuk berperan serta dalam menangani kebutuhan lingkungan yang nantinya akan menangani masalah yang ada dalam perumahan secara swadaya, kalau anda sudah mengetahui kondisi lingkungan sebuah perumahan dan memutuskan untuk membeli rumah di perumahan itu, yakinlah anda juga telah melihat perumahan lain yang ada di wilayah tersebut.

 

 

Kontributor Post by :
Ikhsanul Holiqin
Posted in News and tagged , .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *